Dia: Pemilik Jiwa yang Bebas
Ada seseorang hadir dalam hidup saya yang tatapannya mengandung banyak makna. Matanya seperti jendela yang diam-diam menyimpan cerita panjang tentang sunyi, tentang dunia, tentang dirinya. Ia menyukai musik, mendengarkan nada seperti orang yang sedang membaca rahasia semesta. Kadang ia tersenyum pada angin, berjalan pelan di antara pohon-pohon seperti seseorang yang benar-benar berteman dengan alam. Kehadirannya tidak pernah saya sangka. Datang begitu saja tanpa aba-aba, tanpa rencana. Rasanya seperti pelangi yang tiba setelah hujan panjang. Tidak diminta, tidak dipanggil, tapi tiba-tiba membuat langit menjadi lebih hidup. Ia tidak melakukan hal yang luar biasa. Caranya begitu sederhana, Cara bicaranya biasa saja, Cara tertawanya juga tidak berlebihan. Namun justru dari kesederhanaan itu sesuatu tumbuh perlahan di dalam diri saya. Dan seketika saya sadar ternyata kadang kita jatuh cinta bukan pada hal-hal yang megah, melainkan pada seseorang yang hadi...