Dia: Pemilik Jiwa yang Bebas
Ada seseorang hadir dalam hidup saya
yang tatapannya mengandung banyak makna.
Matanya seperti jendela
yang diam-diam menyimpan cerita panjang
tentang sunyi, tentang dunia, tentang dirinya.
Ia
menyukai musik,
mendengarkan nada seperti orang
yang sedang membaca rahasia semesta.
Kadang ia tersenyum pada angin,
berjalan pelan di antara pohon-pohon
seperti seseorang yang benar-benar
berteman dengan alam.
Kehadirannya
tidak pernah saya sangka.
Datang begitu saja
tanpa aba-aba, tanpa rencana.
Rasanya
seperti pelangi
yang tiba setelah hujan panjang.
Tidak diminta,
tidak dipanggil,
tapi tiba-tiba membuat langit
menjadi lebih hidup.
Ia tidak
melakukan hal yang luar biasa.
Caranya begitu sederhana,
Cara bicaranya biasa saja,
Cara tertawanya juga tidak berlebihan.
Namun
justru dari kesederhanaan itu
sesuatu tumbuh perlahan di dalam diri saya.
Dan seketika saya sadar
ternyata kadang kita jatuh cinta
bukan pada hal-hal yang megah,
melainkan pada seseorang
yang hadir diam-diam seperti pelangi
dan membuat dunia terasa
lebih berwarna.
Komentar
Posting Komentar